Ini Kronologis Polisi Tembak Jambret Angkutan Umum Di Jakarta Timur

Serverpokeronline.com – Kondisi jalanan di perempatan lampu merah Buaran, Jakarta Timur, kemarin malam mendadak riuh. Lalu lintas sempat lumpuh karena ada mobil angkutan umum yang dikerubungi warga.

Malam itu, Minggu (10/4), telah terjadi penyanderaan di dalam angkot KWK-T.25 jurusan Rawamangun-Pulogebang.

Adalah Hermawan (28), penjambret yang bikin ulah malam itu. Dia menyandera Risma Oktaviani (25) yang tengah menggendong putranya yang masih balita, Dafa Ibnu Hafiz.

Situasi pun menegang. Pengendara jalan berkerubun tapi tak bisa berbuat banyak. Hermawan saat itu mencekik dan menyerangkan pisau di leher Risma.

Penjambret mengancam bakal menggorok leher Risma yang tengah menggendong anaknya dalam keadaan panik.

Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa bermula ketika Hermawan naik angkot di depan kantor Perumnas III, Buaran, sekitar pukul 19.00 WIB. Di dalam angkot, selain Risma, ada juga penumpang bernama Isnawati, serta Herawati yang duduk di samping sopir.

Hermawan saat itu memilih duduk di kursi paling pojok belakang. Tanpa basa-basi, dia langsung mengeluarkan sebilah pisah dan menondong penumpang.

Hermawan meminta penumpang mengeluarkan isi tas dan dompetnya, mulai dari handphone, perhiasan dan uang. Ismawati yang ketakutan saat itu sempat menyerahkan telepon seluler miliknya bermerek Xiaomi.

Setibanya di perempatan Buaran, Ismawati yang masih dilanda ketakutan spontan berteriak meminta tolong. Sopir angkot sementara itu memilih untuk mengehntikan mobilnya.

Hermawan panik. Secepat kilat dia langsung menyambar Risma yang saat itu sedang menggendong anaknya yang terlelap tidur. Ismawati sementara itu berhasil kabur dan meminta tolong kepada para pengguna jalan.

Kepanikan pun tak terhindarkan. Hermawan menyandera Risma dengan menempelkan pisau di lehernya. Risma pucat pasi, sementara anaknya dalam kondisi kebingunan terbangun dari tidur.

Angkot pun dikerubungi warga dan pengguna jalan. Hermawan sementara itu meminta sopir menerabas kerumunan dengan mengancam bakal menggorok leher Risma jika permintaanya tak diindahkan.

Ketika peristiwa terjadi, Anggota Satlantas Jakarta Timur Aiptu Sunaryanto sedang dalam perjalanan menuju kantorya di Unit Kecelakaan Lantas, Kebon Nanas.

Melihat kegaduhan di perempatan jalan, Sunaryanto ikut menepi. Dia pun kemudian mendapati si penjambret tengah menyandera perempuan berkerudung bersama anak balitanya.

Upaya negosiasi sempat dilakukan. Hermawan sementara itu masih berang karena tak bisa berbuat banyak di tengah kerumunan massa. Insiden penyanderaan itu bergulir selama hampir setengah jam.

Menanggapi kondisi rawan itu, Sunaryanto berusaha hati-hati. Sampai akhirnya pelaku lengah, Sunaryanto pun melempaskan tembakan yang langsung menembus lengan kanan Hermawan.

Risma lolos dari maut, sementara Hermawan habis menjadi bulan-bulanan warga sebelum dilarikan ke RS Polri untuk kemudian diproses secara hukum oleh kepolisian.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Andri Wibowo mengatakan, Hermawan merupakan pesakitan. Dia adalah residivis spesialis pencurian kendaraan bermotor.

“Pelaku kini kami kenakan pasal pencurian dan kekerasan,” ujar Andri saat dikonfirmasi, Senin (10/4) 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.